Untitled Document
 
tes verbal
 
tes angka
 
tes logika
 
tes gambar

polling

Polling seputar TPA

 

FAQ Tes Potensi Akademik

 

Apakah yang dimaksud dengan Tes Potensi Akademik (TPA) ?

Tes Potensi Akademik adalah sebuah tes yang bertujuan untuk mengetahui bakat dan kemampuan seseorang dibidang akademis atau keilmuan.

 

Apakah tes GRE itu ?

Tes GRE (Graduate Record Examination) adalah sebuah tes yang juga mengukur kemampuan dan bakat seseorang di bidang akademis. Tes ini menjadi standar internasional syarat penerimaan mahasiswa Perguruan Tinggi.

 

Apa hubungan TPA dan GRE ?

Kemunculan tes TPA ini memang merujuk pada tes GRE. Bahkan ada yang mengatakan bahwa TPA adalah GRE-nya Indonesia. Karena poin-poin pertanyaan dan bidang yang diuji hampir sama.

 

Untuk tujuan apakah diadakan TPA ?

Di Indonesia, Tes Potensi Akademik ini umumnya dipergunakan sebagai syarat penerimaan mahasiswa S2 dan S3, juga dalam penyaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), rekrutmen karyawan swasta dan BUMN, bahkan juga dipakai sebagai syarat kenaikan jabatan setingkat manajer di bidang pekerjaan.

 

Apa sajakah yang diujikan dalam tes TPA ?

Tes Potensi Akademik ini mengujikan empat bidang kemampuan. Yaitu, kemampuan seseorang dibidang verbal atau bahasa, kemampuan seseorang dibidang numerik atau angka, kemampuan seseorang dibidang logika, dan kemampuan dibidang spasial atau gambar.

 

Apa saja yang diujikan dalam tes bahasa ?

Tes bahasa menguji kemampuan seseorang dalam hal sinonim (persamaan kata), antonim (lawan kata),  padanan hubungan kata, dan kemampuan seseorang dalam hal pengelompokan atau identifikasi kata.

 

Apa saja yang diujikan dalam tes angka ?

Tes angka menguji kemampuan seseorang dalam hal aritmetik (berhitung), kemampuan berpikir terstruktur untuk melihat seri angka, seri huruf, kemampuan berlogika dalam angka dan kemampuan memformulasikan logika angka dalam cerita.

 

Apa saja yang diujikan dalam tes  logika ?

Tes logika menguji kemampuan seseorang dalam penalaran dan pemecahan persoalan secara logis atau masuk akal. Tes logika ini meliputi tes logika umum, tes analisa pernyataan dan kesimpulan (silogisme), tes logika cerita dan tes logika diagram.

 

Apa saja yang diujikan dalam tes gambar ?

Tes gambar ini bertujuan menguji daya logika ruang yang dimiliki seseorang. Tes ini meliputi antara lain tes padanan hubungan gambar, tes seri gambar, tes pengelompokan gambar, tes bayangan gambar dan tes identifikasi gambar.

 

Bagaimana sistem skoring dalam TPA ?

Sistem skoring TPA sama dengan GRE, karena TPA memang merujuk pada tes tersebut. Rentang skor adalah 200-800. Jawaban salah tidak mengurangi nilai. Untuk lebih jelasnya, sistem skoring dan perhitungan nilai ini dapat anda lihat pada buku TPA.

 

Berapa  skor TPA minimum yang diperlukan untuk dapat masuk S2,S3 dan berapa pula untuk rekrutmen kerja ?

Skor minimum ini tergantung kepada institusi Perguruan Tinggi atau institusi perusahan masing-masing. Ada yang mensyaratkan minimal 450, ada yang 500 dan ada pula yang 550.

 

Bagaimana cara mempersiapkan diri untuk menghadapi Tes Potensi Akademik ini ?

Seperti halnya tes-tes lainnya, untuk menghadapi tes TPA ini anda harus banyak berlatih, berlatih dan berlatih soal. Dengan berlatih, anda menjadi akrab dengan berbagai jenis dan tipe soal, sehingga kemampuan analisa anda semakin terasah dan semakin tajam. Kemampuan analisa yang tajam ini sangat membantu anda nantinya dalam menempuh tes TPA dan meraih skor hasil yang optimal.  

 

Saya ingin skor TPA meningkat. Bagaimana cara untuk meningkatkan skor TPA saya tersebut ?

Untuk meningkatkan skor Tes Potensi Akademik,  anda harus menguasai trik-trik tertentu. Dengan trik-trik tersebut, anda memiliki peluang besar untuk meningkatkan skor TPA sangat anda. Trik ini dapat anda temukan dalam buku TPA.

 

 

Sponsor : Ahmad Baihaqiy - Jogja